tenun

Tenun Badui Gunakan Media Sosial Untuk Perluas Pemasaran

Fri, 05/19/2017 - 13:12 -- nofrilawati

Media sosial menjadi alat promosi yang menjanjikan, seperti yang dilakukan masyarakat komunitas adat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten yang menggunakan media sosial untuk memperluas jaringan pemasaran kerajinan tenun.

"Kami sangat terbantu memasarkan melalui media sosial, seperti facebook, WA dan istagram banyak pesanan konsumen dari berbagai daerah di Tanah Air," kata Amir (40), seorang perajin UMKM Badui, dikutip dari Antara News.

Tags: 

Perkenalkan Kekayaan Budaya, Tenun pun Dirancang Jadi Tas

Wed, 04/15/2015 - 18:21 -- nofrilawati

Berbagai cara dapat dilakukan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, salah satunya mendorong penggunaan kain tenun oleh berbagai kalangan, seperti yang dilakukan oleh Bagus Galih Hastosa dan Parinatra Candraka Nugraha yang merancang tas dengan bahan dasar tenun.

Keduanya merancang tas dengan sentuhan tenun Bali yang sesuai selera anak muda. Tas dengan merek Manikan ini berdiri sejak tahun 2012.

Ayah saya jual kain tenun, saya pernah menjaga booth tenun miliknya tapi ternyata kalah ramai dengan booth yang berjualan tas, kata Galih, dikutip dari Antara News.

Lestarikan Budaya Bangsa Dengan Industrialisasi Produk Budaya

Mon, 06/09/2014 - 19:07 -- nofrilawati

Industrialisasi produk budaya mulai mendapat perhatian, salah satunya Industrialisasi tenun yang mulai dirintis oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Secara tidak langsung industrialisasi produk budaya ini dapat melestarikan peninggalan budaya bangsa.

Kain tenun merupakan bagian dari budaya dan tradisi masyarakat di NTB, baik suku Sasak, Samawa ataupun Mbojo. Hampir di semua desa di NTB memiliki kain tenun tersendiri, kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB, Hj Erica Zainul Majdi, seperti dikutip dari Antara News.

Desainer Diminta Populerkan Kain Tradisional Indonesia

Thu, 03/27/2014 - 10:32 -- nofrilawati

Songket dan sarung merupakan salah satu kain tradisonal khas yang dimiliki Indonesia. Untuk itu, para desainer diminta mempopulerkan dan melestarikan kain-kain tradisional tersebut.

Desainer adalah insan kreatif yang potensial menggairahkan minat masyarakat untuk menyukai kain tradisional tertentu yang pamornya sudah mulai terlupakan. Batik sudah demikian memasyarakat, kita harapkan kain tradisonal lain seperti songket dan sarung akan menyusul, kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, seperti dikutip dari Antara News.

Songket Musi Banyuasin Tampil di "Internasional Fair of Tourism" Serbia

Mon, 03/03/2014 - 16:55 -- nofrilawati

Indonesia ikut berpartisipasi dalam ajang pameran pariwisata di Beograd, Serbia. Di pameran yang bertajuk Beograd Internasional Fair of Tourism (IFT) ini, Indonesia memperagakan cara menenun kain tenun Songket dari Musi Banyuasin, dan ini mencuri perhatian Ibu Negara Serbia untuk memperhatikan cara menenun kain songket tersebut.

Ibu Negara Serbia dengan penuh perhatian melihat cara menenun kain Songket yang menggunakan benang emas, kata Ernawati, pengelola kelompok pengrajin Tenun songket dari Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, seperti dikutip dari Antara News.

Subscribe to RSS - tenun