MEA

Saatnya Perkuat Merek Dalam Negeri

Mon, 10/10/2016 - 19:03 -- nofrilawati

Penguatan merek atau branding produk industri dalam negeri sangat penting dalam menghadapi implementasi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Dalam menghadapi MEA saat ini, kami juga mendorong pelaku industri untuk menguatkan branding produknya. Hal ini menjadi penting guna meningkatkan daya saing,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dikutip dari Antara News.

Apabila sebuah produk sudah di-branding dengan baik, maka akan memiliki nilai jual yang lebih dan membuat ciri khas tersendiri dibandingkan produk serupa lainnya, jelasnya.

Indonesia Andalkan Tiga Kuliner Ini di MEA

Thu, 11/12/2015 - 15:50 -- nofrilawati

Hadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Indonesia andalkan tiga kuliner khas yang berasal dari tiga daerah yaitu kopi Kintamani, kopi Bajawa, dan rendang Payakumbuh.

"Kita akan branding dan packaging ulang produk kuliner dari tiga daerah untuk pasar MEA," kata Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Emilia Suhaimi, dikutip dari Antara News.

Hadapi MEA Pemerintah Perlu Evaluasi Pendidikan

Tue, 02/24/2015 - 11:16 -- nofrilawati

Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 pemerintah diimbau untuk segera mematangkan persiapan pendidikan Indonesia.

Ini diungkapkan oleh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Wardiman Djojonegoro, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah makin dekat, pemerintah sudah perlu evaluasi persiapan pendidikan di Indonesia, katanya dikutip dari Antara News.

Indonesia Miliki 19 Produk Unggulan Untuk Hadapi MEA

Tue, 10/28/2014 - 17:02 -- nofrilawati

Hadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Indonesia miliki 19 produk unggulan yang potensial untuk di ekspor ke negara Asean.

Seperti diungkapkan oleh Direktur Kerja Sama Bilateral Direktorat Jenderal Kerja Sama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Syamsul Bahri Siregar, MEA harus disikapi dengan semangat karena Indonesia juga punya keunggulan-keunggulan seperti adanya 19 produk unggulan dan potensial ekspor ke ASEAN.

2015 Lulusan SMK Bersertifikasi

Fri, 10/24/2014 - 18:47 -- nofrilawati

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memberikan sertifikat keahlian kepada lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mulai tahun 2015. Pemberian sertifikat merupakan salah satu upaya untuk menyiapkan sumber daya manusia Indonesia agar siap bersaing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Memasuki era MEA maka lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) juga harus disiapkan agar mampu bersaing dengan tenaga kerja asing yang bebas masuk ke Indonesia, kata Direktur Pembinaan SMK Ditjen Pendidikan Menengah Kemdikbud, Mustaghfirin Amin, dikutip dari Antara News.

Industri Keramik Siap Hadapi MEA 2015

Thu, 10/16/2014 - 19:04 -- nofrilawati

Industri keramik Indonesia siap hadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015, ini diungkapkan oleh salah satu pelaku industri keramik yang juga penerima penghargaan Industri Hijau 2014, PT Arwana Citra Mulia.

Kami perusahaan keramik yang dengan 'cost' termurah di Asia, jadi harga jual kami salah satu yang terendah, ujar Direktur Utama PT Arwana Citra Mulia, Tandean Rustandy, dikutip dari Antara News.

Jadi kami tidak khawatir, malah kemungkinan besar negara-negara ASEAN yang kawatir sama Indonesia dari segi keramik, katanya.

Hadapi MEA Dengan Tingkatkan Mutu Produk

Wed, 09/10/2014 - 18:04 -- nofrilawati

Kalangan industri diminta untuk meningkatkan mutu produk agar mampu bersaing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.

Jika pembenahan tidak dilakukan segera mungkin, maka akan kalah bersaing dengan produk luar negeri yang masuk ke Indonesia, ujar Menteri Perindustrian MS Hidayat, dikutip dari Antara News.

Menurut dia, sebagai salah satu negara yang menjadi incaran pasar, industri dalam negeri harus tetap menjaga pangsa pasar dalam dan juga bisa memiliki pasar di luar negeri.

Hadapi MEA, Pemerintah Dorong Pertumbuhan Industri Animasi

Wed, 06/25/2014 - 19:38 -- nofrilawati

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dorong pertumbuhan industri animasi nasional untuk menghadapi persaingan industri jelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 2015.

Nanti saat diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akhir 2015, tentu industri animasi pun akan bersaing, oleh sebab itu potensi industri animasi di Indonesia harus turut didorong berkembang, kata Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Triharso, dikutip dari Antara News.

Kebijakan Keuangan Inklusif Untuk KUMKM

Tue, 04/15/2014 - 14:46 -- nofrilawati

Koperasi dan UMKM merupakan bagian terbesar dari pelaku ekonomi Indonesia sehingga perlu dipersiapkan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), seperti perlunya kebijakan keuangan inklusif untuk dukungan modal KUMKM.

KUMKM memerlukan kebijakan keuangan inklusif sehingga semua pelaku usaha di semua lini dari level paling rendah untuk mengakses lembaga keuangan dari mulai bank, lembaga keuangan mikro, atau koperasi, kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram.

Pages

Subscribe to RSS - MEA