Berita Terpilih

Tingkatkan Pendapatan Dengan Menanam Kembali Hutan Mangrove

Mon, 04/28/2014 - 17:33 -- nofrilawati

Penanaman kembali hutan bakau atau mangrove di lahan alih fungsi perkebunan kelapa sawit Kecamatan Brandan Barat, telah meningkatkan pendapatan perempuan nelayan Kabupaten Langkat.

Setelah nelayan bersama kaum perempuan kembali menanami hutan mangrove yang selama ini telah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit, pendapatan nelayan terus semakin meningkat. Terjadi peningkatan pendapatan ekonomi nelayan di Brandan Barat, kata Rahimah, Ketua Perempuan Nelayan Tradisional Desa Perlis Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat.

Selain pendapatan nelayan semakin meningkat, dengan kembalinya fungsi hutan mangrove, seperti semula tempat berkembang biaknya biota laut seperti ikan, udang, kepiting, karang, tentu dari mangrove ini juga bisa diolah menjadi berbagai bahan makanan, minuman dan kosmetik, ujar Rahimah, seperti dikutip dari Antara News.com.

Saat ini, telah diaktifkan pelatihan bagi perempuan nelayan untuk mengolah mangrove, seperti membuat makanan, minuman, dan kosmetik.

Sekitar 150 perempuan yang sudah dilatih untuk mengolah mangrove, direncanakan akan dikembangkan juga di berbagai tempat lainnya, ujar Rahimah.

Selain itu, Presedium Region Sumatera Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia, Tajruddin Hasibuan mengungkapkan bahwa organisasi yang dipimpinnya sudah melakukan penghijauan kembali hutan mangrove di Brandan Barat. Mudah-mudahan dengan hijaunya kembali mangrove ini, maka pendapatan ribuan nelayan akan semakin meningkat, ujarnya.