Berita Terpilih

Sepuluh Desa Raih Penghargaan Desa Wisata Terbaik

Thu, 05/18/2017 - 17:59 -- nofrilawati

Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi memberikan penghargaan kepada sepuluh desa sebagai desa wisata terbaik. Desa Waturaka di Kabupaten Ende, Flores, raih penghargaan sebagai desa wisata terbaik kategori alam.

Penghargaan itu diberikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Sandjojo kepada sepuluh desa yang berhasil mengelola potensi pariwisata untuk memajukan ekonomi, dan satu di antaranya adalah Desa Waturaka di Kabupaten Ende, kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur Marius Ardu Jelamu, dikutip dari Antara News.

Sepuluh desa penerima penghargaan itu terdiri dari sepuluh kategori, yaitu Nagari (Desa Adat) Sungai Nyalo di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat terpilih sebagai desa wisata terbaik untuk kategori perkembangan tercepat.

Desa Madobak di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat sebagai desa adat terbaik. Desa Tamansari di Banyuwangi, Jawa Timur sebagai desa wisata terbaik kategori jejaring bisnis.

Berikutnya, Desa Ubud di Gianyar, Bali sebagai desa wisata terbaik kategori budaya. Desa Pujon Kidul di Malang, Jawa Timur sebagai desa wisata terbaik kategori agrowisata. Desa Seigentung, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai desa wisata terbaik kategori ilmu pengetahuan dan teknologi.

Desa Ponggok di Klaten sebagai desa pemberdayaan masyarakat. Desa Teluk Meranti di Pelalawan sebagai desa wisata kreatif, dan Desa Bontagula di Bontang sebagai desa wisata maritim.

Ardu Jelamu menyebutkan di NTT saat ini memiliki ratusan desa wisata, dan ditargetkan hingga 2018 nanti akan ada 273 desa wisata di daerah yang kaya dengan potensi pariwisata bahari, air terjun, wisata alam, wisata budaya, dan wisata relijius.

"Pemerintah berkeyakinan bahwa desa wisata akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," ungkapnya.

Foto : asia.web.id