Berita Terpilih

Saatnya Pemilu Dengan "e-voting"

Tue, 09/23/2014 - 12:41 -- nofrilawati

Sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) kini mulai dilirik dalam pelaksanaan pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah. Selain lebih mudah dan menghemat waktu, sistem ini juga dapat menghemat anggaran hingga 50 persen.

Mesin-mesin ini (alat e-voting) bisa bergantian digunakan di kabupaten. Bisa hemat biaya 50 persen. Jika pilkada ada 400 kali, biaya yang dihemat tentu banyak," kata Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) BPPT, Hamman Riza, dikutip dari Antara News.

Untuk pemilihan kepala desa (pilkades) biasanya digunakan dua mesin e-voting saja. Sedangkan untuk tingkat nasional atau Pemilu diperkirakan dibutuhkan 550.000 alat e-voting, katanya.

Sementara itu, Chief Engineer Reporting Program Pemilu Elektronik (e-voting) BPPT, Faisol Baabdullah mengatakan pemilihan jenis perangkat e-voting juga dapat mempengaruhi biaya investasi pelaksanaan pemungutan suara elektronik.

Dalam simulasi penggunaan e-voting yang kita lakukan dana yang dihabiskan Rp12.000 hingga Rp16.000/ pemilih, katanya.

Foto : infospesial.net

Category: