Berita Terpilih

Prosesi Pernikahan Agung Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sebagai Kekayaan Budaya Indonesia

Wed, 10/23/2013 - 11:53 -- nofrilawati

Ada banyak prosesi yang dijalanlan dalam tradisi pernikahan agung Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, semua itu memiliki makna dan nilai budaya tersendiri. Diantara prosesi yang dijalankan adalah prosesi nyantri untuk kedua mempelai, siraman, memasang Tarub di Bangsal Kepatihan dan kawasan Keraton untuk menolak bala, prosesi "majang pasareyan" atau menghias kamar pengantin, prosesi tantingan dan midodareni.

Untuk itu, Prosesi pernikahan agung Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat perlu dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Upaya pelestarian tradisi di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat kini terus menerus dikemas dengan ekspresi yang telah menyesuaikan dengan kehidupan modern, kata Rektor Universitar Paramadina, Anies Baswedan saat menghadiri upacara panggih atau temu manten Putri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Hayu dengan KPH Notonegoro di Yogyakarta selasa, 22 Oktober 2013.

Semua prosesi pernikahan ini merupakan kemasan budaya dalam ekspresi kekinian. Tradisi ini perlu terus dilanggengkan, kata Anies, seperti dikutip dari Antara News.

Category: