Berita Terpilih

LIPI Mulai Siapkan Kapal Untuk Riset Laut Dalam

Wed, 05/14/2014 - 18:44 -- nofrilawati

Miliki banyak kekayaan laut yang belum diteliti, membuat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mulai mempersiapkan kapal penelitian dan riset laut dalam dengan teknologi utama sistem "echo-sounding multi-beam".

Kalau teknologi yang utama itu multi-beam untuk pemetaan dasar laut sedalam kira-kira 6.000 meter. Teknologi lain yang akan melengkapi kapal penelitian tersebut antara lain peralatan oseanografi untuk pengukuran suhu, salinitas dan parameter kimia sampai minimal kedalaman 5.000 meter dibawah laut, ujar Augy Syahalaitua, Kepala UPT Balai Konservasi Biota Laut (BKBL) LIPI Ambon, dikutip dari Antara News.

Menurut dia, kapal dengan kemampuan jelajah jauh pun sangat dibutuhkan mengingat sumberdaya kelautan juga banyak di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) dan di lokasi itu belum banyak sumber daya yang diteliti.

Sedangkan, Kepala LIPI, Lukman Hakim mengatakan lembaganya memang membutuhkan kapal untuk riset dan penelitian yang lebih mumpuni, terutama setelah ada peningkatan status Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Konservasi Biota Laut Ambon menjadi Pusat Penelitian Laut Dalam LIPI.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian Oceanografi LIPI Zainal Arifin mengatakan dalam lima tahun ke depan kapal untuk riset dan penelitian laut dalam ini harus sudah ada.

Setelah memiliki Pusat Penelitian Laut Dalam, LIPI ingin bisa membuat kapal riset dan penelitian dengan standar internasional. Membuat kapal untuk riset dan penelitian laut dalam ini tentunya tidak seperti membeli (mobil) kijang, tinggal beli saja. Kami sih berharap lima tahun ke depan (kapal) sudah ada, ujar Zainal Arifin.