Berita Terpilih

LIPI : Bahasa Daerah Terancam Punah

Wed, 12/18/2013 - 11:55 -- nofrilawati

Setiap daerah di Indonesia memiliki beraneka ragam bahasa daerah dari berbagai etnis. Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memperkirakan dari beratus-ratus bahasa etnis yang ada di Indonesia hanya sembilan saja yang akan bertahan.

Secara konseptual bahasa akan bertahan apabila memiliki sistem penulisan atau aksara sebagai fasilitas untuk merekam bahasa itu dalam media selain lisan, kata Kepala Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan (PMB) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Endang Turmudi, seperti dikutip dari Antara News.

Bahasa-bahasa yang memiliki sistem aksara dan diperkirakan akan bertahan untuk ke depannya antara lain Aceh, Batak, Lampung, Melayu, Jawa, Bali, Bugis, Sunda, dan Sasak. Bahasa-bahasa yang akan bertahan tersebut termasuk dalam kelompok bahasa Austronesia atau Melayu. Sementara bahasa-bahasa etnis lainnya yang belum memiliki sistem tersebut kemungkinan besar terancam punah, ujar Endang.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, LIPI telah merancang dan melakukan penelitian bahasa-bahasa yang terancam punah di kawasan Indonesia Bagian Timur yang dilaksanakan selama empat tahun. Usaha lain yang dapat dilakukan adalah memberikan anjuran-anjuran untuk ketahanan suatu bahasa yang terancam punah kepada orang tua agar terbiasa menggunakan bahasa daerah di rumahnya.

Anjuran lain adalah agar Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) mulai mewajibkan setiap murid menguasai setidaknya satu bahasa daerah. Upaya lain yang bisa dilakukan dengan menggelar berbagai festival seni di daerah-daerah sebagai bagian dari upaya pemertahanan dan dokumentasi kebahasaan dan kebudayaan, kata Endang.

Category: