Berita Terpilih

Kurangi Bahaya Pelayaran Dengan Teknologi Navigasi Modern

Mon, 03/07/2016 - 16:41 -- nofrilawati

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kembangkan teknologi navigasi pelayaran modern.

"Teknologi navigasi sangat berperan dalam meminimalisasi dampak maupun terjadinya kondisi bahaya yang dialami kapal laut. Masalahnya teknologi tersebut harganya mahal sehingga banyak kapal kecil atau kapal lama yang tidak menggunakannya, dan ini jumlahnya lebih banyak," kata Direktur Pusat Teknologi Elektronika Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Yudi Purwantoro, dikutip dari Antara News.

Saat ini, BPPT sedang mengembangkan teknologi navigasi laut yang lebih murah sehingga dapat dijangkau dan lebih ekonomis bagi kapal-kapal kecil maupun kapal lama. Dengan teknologi ini, posisi dan identitas kapal dapat diketahui sehingga dapat dipantau dan dipandu dalam pelayaran, ujarnya.

Menurut Yudi, teknologi ini juga dapat digunakan seperti mercusuar di tengah laut dengan dipasang pada Buoy di area yang berkarang, atau menjadi pagar "maya" bagi batas terluar wilayah Indonesia yang mengidentifikasi kapal-kapal yang masuk wilayah perairan Indonesia tapi tidak melaporkan identitasnya.

Teknologi ini berbasis Automatic Identification System (AIS), yang mengintegrasikan fungsi pemancar (transmitter), penerima (receiver), interogasi (interogrator), dan penentu lokasi berbasis satelit (GPS), ke dalam sebuah bentuk alat yang berukuran kecil, jelasnya.

Pada alat tersebut, tambahnya, bisa juga diintegrasikan sebuah layar kecil untuk menampilkan informasi navigasi yang berguna bagi ABK dalam mencapai keselamatan pelayaran. Jadi, alat ini berpotensi membantu dunia pelayaran, perikanan dan keamanan wilayah Indonesia.

Foto : erabaru.net