Berita Terpilih

Ketika Museum Tidak Hanya Jadi Tempat Penyimpanan Benda Bersejarah

Wed, 08/06/2014 - 18:14 -- nofrilawati

Sumber daya manusia yang dimiliki Indonesia di bidang permuseuman masih rendah sehingga pengetahuan sejarah di balik koleksi kurang digali. Museum hanya menjadi tempat perawatan, pelestarian, dan gudang penyimpanan benda bersejarah.

Lemahnya kualitas sumber daya manusia permuseuman otomatis mengakibatkan fungsi kuratorial museum tak berjalan, kata Arkeolog sekaligus dosen Fakultas Ilmu Budaya UGM, Daud Aris Tanudirjo, seperti dikutip dari Kompas.com.

Oleh karena itu, kurator berperan besar dalam mengoptimalkan fungsi museum. Bersama dengan desainer, ia harus mampu menyiapkan konten, mempresentasikan, dan memberikan edukasi publik tentang koleksi-koleksi museum.

Presentasi dan konservasi museum-museum kita jauh ketinggalan dibanding museum-museum luar negeri. Selama ini, beberapa museum di Indonesia hanya menyerahkan begitu saja tampilan museum kepada pihak ketiga selaku event organizer. Padahal, mereka tidak memiliki pemahaman tentang museum, ujarnya.

Untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap cagar budaya dan museum, pada Agustus mendatang, Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menganugerahkan penghargaan kepada para pelestari cagar budaya dan permuseuman.

Di seluruh Indonesia, terdapat 328 museum. Penilaian kami lakukan sejak akhir Mei lalu. Siapa pun yang berjasa terhadap permuseuman perlu mendapat penghargaan, ujar Kepala Seksi Pengembangan Direktorat Cagar Budaya dan Permuseuman Kemdikbud Ni Ketut Wardani.