Berita Terpilih

Irawati Durban Ardjo

Mon, 12/23/2013 - 16:46 -- nofrilawati

Lahir di Bandung pada 22 Mei 1943 dengan nama Irawati Jogasuria merupakan maestro tari sunda. Ira yang lebih dikenal dengan nama Irawati Durban Ardjo menyelesaikan pendidikan formalnya di jurusan Arsitektur Interior, Seni Rupa ITB. Ketertarikan Ira pada dunia tari diawali dengan belajar tari balet pada tahun 1955 di Bandung. Ira belajar tari sunda kepada R. Cece Somantri di Badan Kesenian Indonesia pada tahun 1956-1963.

Di usia 14 tahun Ira sudah mengikuti misi kesenian pertamanya ke beberapa Negara di Eropa Timur seperti Rusia, Polandia, Hongaria selama 3 bulan. Berkat keahliannya dalam menari, Ira berkesempatan melalang buana untuk mengikuti misi kesenian ke berbagai negara. Berbagai misi kesenian Ia ikuti, antara lain : Chekoslovakia, Hongaria, Polandia, Rusia, Perancis, Amerika Serikat, Korea dan Jepang. Di dalam negeri, ia sering diminta untuk menari di Istana Negara dalam acara menyambut tamu negara.

Selain sebagai penari, Ira juga pengajar tari. Sejak tahun 1978, Ira menjadi pelatih tari Galih Pakuan. Ira juga dosen di Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI), dan pada tahun 1974 Ira menjadi pengajar tari sunda di Centre for Worls Music di Berkeley, Amerika Serikat. Saat ini, Ira juga sering diminta menjadi penatar, juri, serta pembicara dalam berbagai seminar.

Beberapa kreasi tari yang diubah Ira : Tari Balon (Ballet), Tari Bambu, Tari Puspa Apsari, Tari Simbar Kembar. Bersama Indrawati Lukman, Ira mengubah Tari Rarangganis. Ia pun merenovasi Tari Merak, Surengpati dan Srenggana. Di Berkeley Amerika Serikat, Ira menyusun Wayang Topeng Menak Jingga bersama Nugraha Sudireja.

*Diambil dari berbagai sumber