Berita Terpilih

Atasi Kekeringan dan Banjir Dengan Biopori

Thu, 09/03/2015 - 17:35 -- nofrilawati

Kemarau panjang dan adanya El nino yang berdampak pada kekeringan lebih lama membuat warga di komplek Perumahan Bukit Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan membuat Biopori di lingkungan sekitar rumah mereka.

Loula Maretta sebagai inisiator penggerak pembuatan Biopori di komplek tersebut awalnya prihatin melihat kondisi kekeringan yang dialami jika musim kemarau melanda dan jika musim hujan datang maka banjir yang datang, semua itu disebabkan kurangnya daya serap air karena kurangnya pepohonan.

Menurut Loula, Biopori bermanfaat untuk mencegah longsor, mencegah banjir, lalu menyimpan air dan bisa menjadi kompos.

Untuk pembuatan biopori sangatlah sederhana, pertama pembuatan lubang dengan lebar 10-15 cm dengan kedalaman 100 cm, kemudian lubang dapat diisi dengan sampah organik seperti daun-daun tumbuhan, setelah itu lubang bisa ditutup dengan menggunakan pot bunga yang dapat diisi dengan batu-batu kecil.

Sedangkan sampah organik yang dimasukkan kedalam lubang lama kelamaan akan membusuk dan menjadi kompos yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

Ide pembuatan biopori ini menjadikan tim Loula sebagai pemenang pada perlombaan tingkat RT yang diadakan pada Agustus kemaren dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI.

Category: