Berita Terpilih

Alat Deteksi Iklim Inovasi Warga Sukabumi

Thu, 10/20/2016 - 11:16 -- nofrilawati

Secara swadaya warga Kampung Cileles, Kota Sukabumi, Jawa Barat ciptakan alat pendeteksi perubahan iklim untuk memantau kecepatan angin, curah hujan, terik matahari dan suhu udara.

"Pembuatan alat pendeteksi perubahan iklim ini merupakan hasil swadaya masyarakat sejak 2015 lalu," kata tokoh masyarakat Kampung Cileles, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Paedullah, dikutip dari Antara News.

Alat tersebut setiap harinya memberikan informasi cuaca yang terjadi di Kota Sukabumi. Selain itu, alat tersebut juga berfungsi untuk mengantisipasi potensi banjir dan angin puting beliung, jika curah hujan yang tinggi, ungkapnya.

"Alat ini akan berfungsi jika kondisi cuaca mulai memburuk, seperti tiupan angin cukup kencang dan turun hujan. Operator akan memberikan informasi langsung melalui pengeras suara, serta warga diimbau untuk kesiapsiagaan jika terjadi bencana," ujarnya.

Menurut Paedullah, alat pemantau iklim yang dibuat secara swadaya itu manfaatnya sudah dirasakan warga karena informasi setiap perubahan iklim akan termonitor setiap harinya, sehingga bisa mengurangi dampak dari bencana.

Foto : sukabumiupdate.com