Berita Terpilih

Alat Ciptaan Mahasiswa Brawijaya Ini Dapat Deteksi Bakteri Salmonella

Fri, 05/26/2017 - 15:56 -- nofrilawati

Salah satu bakteri yang menjadi penyebab kasus foodborne disease adalah Salmonella yang dapat menyebabkan beberapa gejala, di antaranya gastroenteritis, demam enterik seperti demam tifoid dan demam paratifoid.

Kini bakteri Salmonella yang terkandung dalam bahan makanan dapat dideteksi dengan Pilator, alat yang diciptakan Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) Malang.

"Sebenarnya prinsip yang kami gunakan sejenis dengan test pack kehamilan, hanya saja jika test pack kehamilan menunjukkan hasil berbentuk garis, alat kami ini menunjukkan perubahan warna," ungkap salah seorang penemu Pilator FTP UB Maria Florencia Puspitasari Schonherr, dikutip dari Antara News.

Penggunaan Pilator ini tidak memerlukan pengujian yang rumit maupun alat mahal. Hanya dengan meneteskan sampel ke alat akan terdeteksi apakah pada bahan pangan tersebut mengandung Salmonella atau tidak.

"Kami optimistis alat ini bermanfaat di masyarakat. Sebab deteksi Salmonella praktis seperti Pilator yang berbahan dasar kertas saring whatman #1 berukuran 5 x 3 x 1 cm ini bisa dibilang merupakan yang pertama di Indonesia," katanya.

"Ke depan Pilator ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak, khususnya mereka yang bertanggung jawab terhadap keamanan pangan. Sehingga keamanan pangan di Indonesia benar-benar terjamin dan dapat meminimalisasi terjadinya foodborne disease," ungkap Maria.

Selain Maria, ada empat mahasiswa FTP lainnya bergabung dengan tim penemu alat deteksi Salmonella tersebut, yakni Sri Mursidah, Ani Masruroh, Rika Anisa Anggraeni, dan Yunita Khilyatun Nisak.

Foto : netralnews.com