Proses Teknologi

Riau Miliki Potensi Bangun PLTS

Mon, 01/04/2016 - 12:05 -- nofrilawati

Provinsi Riau memiliki potensi untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), karena radiasi panas yang dimiliki provinsi tersebut cukup untuk bisa menghasilkan listrik.

"Riau punya potensi tropis khatulistiwa, karena memiliki radiasi matahari 4,8 kwh/m2 dalam satu hari. Lebih dari negara maju seperti Jerman telah menggunakan PLTS yang hanya 2,4 kwh pwe meter persegi," kata Kepala Pusat Studi Energi Universitas Islam Sultan Syarif Kasim Riau, Kunaifi, dikutip dari Antara News.

Tags: 

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Pesisir, Aceh Besar Bangun PLTH

Mon, 12/14/2015 - 10:45 -- nofrilawati

Energi terbarukan terus dikembangkan seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) Surya dan Angin 250 KW di Gampong Meunasah Keude, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar.

"Pembangunan PLTH Krueng Raya tersebut adalah untuk mempromosikan model pengembangan pembangunan berkelanjutan berbasis energi ramah lingkungan guna meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir," kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Prof Mohamad Nasir saat pencanangan pengembangan desa inovasi berbasis masyarakat.

BPPT DIY Olah Jelantah Jadi Biodiesel

Mon, 12/07/2015 - 18:57 -- nofrilawati

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, di Baron Teknopark, Daerah Istimewa Yogyakarta kembangkan biodiesel dengan bahan baku minyak goreng bekas atau yang lebih dikenal dengan jelantah.

Pemilihan ini dikarenakan minyak jelantah bisa diperoleh dari masyarakat sekitar. Selain itu, minyak goreng bekas ini tidak jauh berbeda dengan kandungan yang ada pada minyak nabati yang berasal dari biji jarak, kata Sekretaris Utama BPPT Sony Sulistiawan, dikutip dari Antara News.

Deteksi Zat Berbahaya Pada Bahan Pangan Dengan Antilin

Fri, 12/04/2015 - 15:17 -- nofrilawati

Peneliti dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan menemukan alat yang dapat mendeteksi keberadaan zat berbahaya seperti formalin pada bahan pangan.

Alat yang diberi nama Antilin itu dapat menguji keberadaan zat berbahaya formalin pada hasil laut seperti ikan, cumi serta bahan pangan lainnya.

"Paket uji ini dibuat sangat sederhana, tidak membutuhkan bantuan peralatan canggih, hanya berupa gelas-gelas dan pipet," kata peneliti Balitbang KP Jovita Tri Murtini, dikutip dari Antara News.

Biosorp Tech Olah Limbah Industri Jadi Air Layak Pakai

Wed, 11/11/2015 - 18:47 -- nofrilawati

Inovasi yang diciptakan Andini Warih Wedaringtyas ini membuat air yang telah tercemar logam berat yang berasal dari limbah industri dapat digunakan menjadi air layak pakai untuk keperluan sehari-hari.

Alat yang diciptakan Alumnus ITB tersebut dapat menyaring zat logam dengan menggunakan teknologi biosorp tech. Biosorp merupakan inovasi teknologi pengolahan limbah cair yang mengandung logam berat dengan menerapkan prinsip biosorpsi spesifik antara sel mikroorganisme terhadap jenis logam tertentu.

Perpustakaan Nasional Salin Naskah Kuno Dalam Bentuk Digital

Thu, 10/29/2015 - 09:48 -- nofrilawati

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) lakukan digitalisasi koleksi naskah kuno dan buku-buku langka yang hapir rusak.

"Naskah kuno sudah 80 persen dari 10.600 sudah didigitalisasi," kata Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Sri Sularsih, dikutip dari Antara News.

Dengan disalinnya naskah kuno dan buku langka dalam bentuk digital bertujuan untuk menjaga bentuk fisik dan isi koleksi buku, sehingga setiap orang dapat mengakses informasi dalam naskah kuno tanpa risiko merusak fisik buku yang telah rapuh.

Punya Aplikasi? Daftarkan di Liga Digital 2015

Tue, 10/27/2015 - 18:45 -- nofrilawati

Sebagai wujud untuk mendorong tumbuhnya industri digital di Indonesia, Klik Indonesia, Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI), Teknopreneur Indonesia dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) bekerjasama selenggarakan Liga Digital 2015.

Tujuan Liga Digital 2015 adalah untuk memunculkan aplikasi-aplikasi nasional unggulan agar mampu bersaing dengan aplikasi global yang selama ini mendominasi pasar baik nasional maupun global. Selain itu, juga untuk memperkuat keberadaan ekosistem digital nasional.

Teknologi Padi Salibu Dari Tanah Datar

Mon, 10/19/2015 - 19:11 -- nofrilawati

Salibu, teknologi Padi yang dikembangkan Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, masuk kompetisi penilaian dalam rangka penghargaan Hari Bakti Tani yang digelar Kementerian Pertanian RI.

Pengembangan teknologi padi "Salibu" di Tanah Datar dipusatkan di Kecamatan Pariangan sehingga diharapkan penyuluh pertanian dan petani disana dapat mempersiapkan diri untuk ikut kompetisi, kata Plt Dinas Pertanian Tanah Datar Khairudin di Batusangkar, dikutip dari Antara News.

Atasi Kekeringan dan Banjir Dengan Biopori

Thu, 09/03/2015 - 17:35 -- nofrilawati

Kemarau panjang dan adanya El nino yang berdampak pada kekeringan lebih lama membuat warga di komplek Perumahan Bukit Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan membuat Biopori di lingkungan sekitar rumah mereka.

Loula Maretta sebagai inisiator penggerak pembuatan Biopori di komplek tersebut awalnya prihatin melihat kondisi kekeringan yang dialami jika musim kemarau melanda dan jika musim hujan datang maka banjir yang datang, semua itu disebabkan kurangnya daya serap air karena kurangnya pepohonan.

Nuklir Sebagai Energi Alternatif

Wed, 08/05/2015 - 17:19 -- nofrilawati

Miliki banyak manfaat apabila dikelola dengan baik, nuklir tidak lagi menjadi sesuatu yang menakutkan.

Perkembangan energi nuklir di Indonesia terus mengalami peningkatan diikuti dengan kemampuan para ahli nuklir Indonesia yang sudah diakui dunia.

Beberapa ahli nuklir kita kelasnya sudah dunia, antara lain dari ITB itu ada Prof Zaki Suud. Beliau itu faham betul tentang reaktor nuklir I, II, hingga paling canggih, kata Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Intan Ahmad, dikutip dari Antara News.

Pages

Subscribe to RSS - Proses Teknologi